Areal persawahan di Kota Tebingtinggi beberapa tahun belakangan mengalami alih fungsi lahan besar-besaran. Dikhawatirkan alih fungsi itu mengakibatkan hilangnya lahan subur yang selama ini jadi tumpuan produksi pada di kota itu. Dari data BPS 2007, terdapat 770 Ha lahan sawah, masing-masing 670 Ha untuk dua kali masa tanam/tahun dan 100 Ha untuk satu kali tanam/tahun.
Luasa lahan itu hanya terdapat di Kec. Rambutan, Bajenis dan Padang Hulu. Jika tidak ada, upaya menahan laju alih fungsi lahan, diperkirakan 10 tahun ke depan, kota itu tak lagi punya lahan persawahan. Terlihat salah satu sentra persawahan di Kec. Bajenis yang telah alih fungsi jadi pergudangan. Foto direkam, Senin (28/6). Waspada/Abdul Khalik


