“Dulu di sana mata airnya besar. Tapi entah kenapa tiba-tiba hilang. Kira-kira sebulan belakangan inilah,” ujar Sumarni, warga Nagori Dolok Kahean, Kec. Dolok Ilir, Kab. Simalungun, Minggu (6/6). Perempuan itu, bersama warga yang selama ini menggunakan mata air di bantaran hulu Sei Bahilang, untuk keperluan mandi dan cuci, kini pindah ke mata air satu lagi, berjarak sekira 20 meter, ke hilir.
Bermula musim kemarau datang beberapa bulan belakangan. Debit mata air mulai mengecil hingga akhirnya berhenti. Warga mengira berhentinya debit mata air untuk sementera. Tapi nyatanya, hingga lebih dari satu bulan kemudian, mata air itu tak kunjung mengucur lagi. Air jernih dan sejuk itu, seakan enggan melayani warga yang telah puluhan tahun memanfaatkannya.
"Burung Gagak Itu, Jika Dimandikan Dengan Air Mawar Sekalipun, Tiada Akan Jadi Putih Bulunya." Maknanya : Orang yang sudah memiliki kepribadian dan karakter yang buruk, seperti suka berkhianat, berbohong, menipu, iri, dengki, egoistis dan serakah, meski pun sudah mengaku berubah dan memperbaiki kepribadiannya, namun suatu saat karakter dan kepribadian itu akan muncul jika kondisi dan situasi untuk itu terbuka lebar. Maka, berhati-hatilah jika memiliki teman dan kawan berkarakter demikian. Sumber : 5079 Peribahasa Indonesia, Bagus Pratama, Aditya. Pustaka Media, Jakarta, Cet II, 2004.
Informasi Penting : Akses juga blog http://abdulkhalik-news.blogspot.com : Artikel : "Teknik Bedah Umbut, Mempercepat Masa Panen Pisang." |
"Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu, sebelum datang kematian pada salah satu diantara kamu; lalu Ia bekata: "Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?" Q.s. Al Munafiqun (63): 10. |